• Anemia Pada Ibu Hamil: Penyebab, Klasifikasi dan Solusi Penyembuhannya

    Permasalahan anemia pada saat tidak mengandung mungkin dapat anggap hal yang mudah untuk diselesaikan. Namun berbeda bila terjadi anemia pada ibu hamil, karena dapat membahayakan kesehatan dari janin dan si ibu. Lalu apakah penyebab dari munculnya anemia? Bagaimana klasifikasinya dan apakah solusinya? Semua pertanyaan tersebut akan terjawab dalam penjelasan lengkap di bawah ini.

     

    Penyebab Anemia Pada Ibu Hamil

    1. Pola Makan yang Terganggu

    Pada saat awal kehamilan si ibu pasti akan mengalami gejala mual yang luar biasa. Hal inilah yang menjadi penyebab anemia pada ibu hamil. Karena si ibu tidak ingin untuk makan atau hanya makan sedikit saja. Karena adanya mual, makanan yang bergizi tinggi pun tidak akan dimakan ataupun disentuh oleh ibu mengandung.

    1. Cadangan Zat Besi yang Rendah

    Penyebab anemia berikutnya adalah rendahnya cadangan zat besi. Hal ini dapat diakibatkan oleh beragam hal, namun yang paling mungkin adalah dampak dari kehamilan sebelumnya dan menstruasi yang terjadi. Untuk menambah asupan zat besi pada tubuh ada baiknya memilih makanan yang mengandung zat besi untuk ibu hamil. Contohnya, sayur bayam atau makanan dengan zat besi tinggi lainnya.

    1. Meningkatnya Kebutuhan Zat Besi

    Setelah mengandung beberapa bulan, kebutuhan tubuh akan zat besi semakin meningkat. Hal ini dikarenakan, adanya pertumbuhan dari janin yang semakin membesar. Sehingga kebutuhan zat besi ikut meningkat. Usahakan agar kebutuhan zat besi dapat terpenuhi dengan baik, agar bayi dan ibu hamil selalu sehat hingga menjalankan proses persalinan.

    anemia pada ibu hamil

    Anemia Pada Ibu Hamil: Penyebab, Klasifikasi dan Solusi Penyembuhannya

    Klasifikasi Anemia Pada Ibu Hamil

    Setelah mengetahui banyaknya penyebab dari anemia pada ibu hamil, selanjutnya anda akan memahami tentang klasifikasi anemia. Klasifikasi atau pembagian anemia pada ibu hamil ini akan menjelaskan tentang penyebab dari anemia secara lebih mendalam dan detail. Dan tentunya, akan menambah pengetahuan tentang anemia.

    1. Hemolitik

    Hemolitik atau dikenal dengan anemia hemolitik, hal ini disebabkan oleh lebih cepatnya penghancuran sel darah merah dibandingkan proses pembuatannya. Solusi dari penyakit ini akan ditentukan setelah mengetahui penyebab dari masalahnya secara langsung. Jika disebabkan oleh infeksi, maka dokter akan memberikan obat penambah darah untuk ibu hamil. Dan tidak perlu khawatir, karena obat-obatan akan disesuaikan dengan kebutuhan ibu hamil dan keberadaan janin.

    1. Megaloblastik

    Permasalahan anemia yang satu ini disebabkan oleh dua hal, yaitu kekurangan asam folik dan vitamin B12. Namun yang paling sering terjadi pada ibu hamil adalah kekurangan asam folik. Sedangkan kasus kurangnya vitamin B12 sangat jarang terjadi.

    1. Hipoplastik

    Penyakit ini muncul karena adanya hipofungsi atau fungsi abnormal yang terjadi pada sum-sum tulang belakang, untuk membuat sel darah merah baru. Namun untuk mendiagnosis penyakit ini secara tepat, membutuhkan waktu yang cukup lama. Karena pasien harus menjalani serangkaian tes yang cukup panjang.

    1. Defisiensi Besi

    Dapat dikatakan, jika masalah anemia pada ibu hamil yang satu ini adalah yang paling sering di alami. Apa penyebabnya? Penyebabnya adalah kurangnya zat besi pada tubuh ibu hamil. Untuk penyembuhannya, ibu hamil dan penderita penyakit ini diharuskan mengonsumsi tablet yang mengandung zat besi. Sehingga kebutuhan zat besi dalam tubuh kembali normal dan gejala-gejala anemia pun menghilang.

     

    Makanan Penambah Darah Untuk Ibu Hamil

    Beberapa klasifikasi di atas, cukup mengerikan bila dibayangkan terjadi pada tubuh anda yang sedang hamil. Oleh karenanya, penting untuk memperhatikan makanan-makanan yang baik untuk penambah darah bagi ibu hamil. Apa sajakah makanan tersebut? Untuk informasi lengkapnya, anda dapat menyimak informasi ini.

     

    1. Buah Bit

    Mungkin nama buah ini sangat jarang didengar oleh anda. Walaupun demikian, manfaat dari buah ini sangatlah banyak. Salah satunya sebagai buah penambah darah untuk ibu hamil. Dan tidak hanya digunakan untuk ibu hamil, buah ini juga baik untuk penderita penyakit lain, seperti penderita kanker yang harus menjalani kemoterapi.

    1. Daging-Dagingan

    Walaupun dianggap sebagai makanan yang mengandung kolestrol tinggi, daging rupanya memiliki zat besi yang baik untuk ibu hamil. Namun dalam mengonsumsi daging, ibu hamil harus pandai-pandai memilih daging yang akan dimakan. Dan sangat disarankan untuk mengonsumsi bagian daging yang tidak berlemak.

    1. Sangobion

    Jika, ibu hamil tidak ingin memakan buah-buahan ataupun daging-dagingan, solusi terbaik adalah meminum sangobion untuk ibu hamil. Tapi sebelum mengonsumsinya, sebaiknya konsultasikan kepada dokter. Sehingga akan terkontrol untuk dosis dan ukuran konsumsi obat tersebut.

    1. Bayam

    Jenis sayuran yang satu ini dapat dijadikan sebagai suplemen untuk ibu hamil dalam menambahkan zat besi untuk tubuh. Tidak hanya kaya dengan zat besi, terdapat banyak vitamin dan manfaat dari bayam yang dapat digali. Salah satunya beta karoten yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangan paru-paru janin. Jadi, anda tidak perlu takut untuk mengonsumsi bayam untuk setiap harinya.

    1. Yoghurt

    Salah satu produk olahan dari susu favorit ini dapat menjadi pilihan bagi ibu hamil untuk mendukung kehamilannya. Karena makanan ini mengandung kalsium yang tinggi dan baik untuk memenuhi kebutuhan kalsium ibu hamil. Tidak hanya itu, Yoghurt juga mengandung protein yang berfungsi mengelola pertumbuhan sel janin dan sel dalam tubuh ibu hamil.

    1. Buah Delima

    Buah lain yang dapat menambah darah adalah buah Delima. Buah ini memiliki zat besi yang tinggi, sehingga bermanfaat untuk menaikan HB dengan cepat. Bahkan banyak orang yang berkata, bahwa buah Delima memiliki anti oksidan yang lebih tinggi dari teh hijau. Tidak hanya itu, buah Delima adalah salah satu buah yang memiliki kandungan vitamin yang lengkap. Dan tentunya, sangat baik untuk dikonsumsi oleh ibu hamil.

    1. Semangka

    Masih dalam kerabat buah-buahan, untuk anda yang senang dengan buah ini konsumsilah buah ini secara rutin, khususnya untuk ibu hamil. Karena Semangka memiliki kandungan yang zat besi yang baik untuk HB dalam darah. Tidak hanya itu, Semangka juga berfungsi menjaga stamina atau energi dalam tubuh. Karena mengandung banyak zat likopen yang baik untuk tubuh.

    1. Kurma

    Walaupun buah yang satu ini hanya muncul dalam satu tahun sekali di Indonesia, manfaat dari buah ini terus saja membuat pengonsumsinya terpukau. Begitu pun untuk ibu hamil, buah ini bermanfaat untuk membuah ibu hamil terus bersemangat dan berenergi. Di samping itu, Kurma juga dapat menjaga kesehatan pencernaan dari ibu hamil. Karena banyak mengandung serat, yang sangat baik untuk mencegah terjadinya sembelit.

     

    Informasi menarik tentang penyebab, klasifikasi dan makanan penambah darah di atas kiranya dapat menjawab pertanyaan anda tentang anemia pada ibu hamil. Sehingga dalam menjaga proses kehamilan dapat dilakukan penjagaan terhadap tercukupinya zat besi dan vitamin lainnya dalam tubuh. Dengan demikian, tidak akan terjadi masalah yang berarti untuk kesehatan si ibu dan janin yang dikandung.

    Leave a Reply

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *